Etika hubungan guru dan murid
![]() |
| Photo by Sebastián León Prado on Unsplash |
Assalamuallaikum Warrahamtullahi wababrahkatuh
Palembang, Selamat siang Hai teman-teman, bertemu lagi di hari senin dengan penulis yang kece dan sok keren padahal emang keren ini.di blog kesayangan.
Semoga aktivitas teman-teman diawal minggu kedua, bulan oktober ini lancar tanpa ada halangan, aamiin.
Hari ini penulis ingin memberikan respon pada video yang viral Beberapa hari ini , jujur penulis terperanjat melihat video dimana sekarang masih viral, dan sudah diusut oleh pihak sekolah dan kepolisian.
Setelah dilakukan pemeriksaan dari kedua instansi. murid-murid tersebut bercanda yang tidak sewajarnya pada seorang guru.
kelewatan malah menurut penulis, karena selama penulis sekolah dan teman-teman penulis bersekolah. senakal-nakal kami. kami tak pernah berantem dengan mengeroyok ala-ala ke guru.
Pernah sih teman penulis berantem dengan guru, bergulat dilapangan hanya karena teman penulis tidak mengindahkan peringatan guru.
tapi setelah itu teman penulis meminta maaf, karena disadarkan teman-teman dan guru lain. bahwa tindakan itu sudah salah.
Ayolah adik-adikku yang masih kecil dan masih dalam pendidikan sd-smp-sma. belajarkan PPKN ,bagaimana cara menghadap bapak dan ibu guru disekolah. bagaimana etika dengan orang tua.
Jujur penulis geram, sangat sangat geram. dan beberapa teman netizen mungkin sudah geretakn giginya. pengen nya nampol.
Sekian curhatan senin dari penulis , cayo palembang :D

miris ya bang, aku sendiri sebagai seorang pendidik cukup miris lihatnya. meskipun muridku masih anak anak kecil tapi sebisa mungkin aku mengajarkan mereka agar tidak berperilaku kurang sopan sama teman apalagi gurunya. becanda sih boleh, tapi ada batasnya. soalnya saya juga pernah ngajar anak smp dan sma yang rentan usianya nggak terlalu jauh, tapi tetap menjaga sopan santun pada saat belajar di dalam kelas dan ngobrol santai di luar kelas.
BalasHapusMet siang mbak farah. Terkadang lingkungan keluarga juga yang kurang perduli dengan perkembangan pergaulan anak anak. Sehingga kita para guru cuma bisa geleng geleng melihat tingkah mereka yg nakalnya bukan nakal seumurnya anak anak. Jadi sebaiknya guru dan murid harus berkoordinasi n kerja sama membina anak anak
HapusSedih banget kalau baca berita / informasi tentang tingkah para murid terhadap guru mereka. Dulu, saya juga bandelnya minta ampun! Ada sisi memberontak dalam diri saya bahwa menjadi anak seorang guru tidak mesti harus paling sopan dan paling baik. Tapi kemudian saya sadar sesadar-sadarnya bahwa menjadi orang bertingkah laku baik bukan karena orantuanya guru/pendidik tapi memang bagaimana anak itu dididik oleh keluarga, lingkungan, dan sekolah ... semoga semua pihak dapat saling bersinergi sehingga kejadian semacam itu tidak terulang pada anak lain, sekolah lain, guru lain ...
BalasHapusMet siang mbak tuteh☺ maka sangat diperlukan sinergi antara guru n ortu mengawasi anak anak. Tidak hanya satu pihak saja mbak.
HapusNakalnya kita dulu masih bisa diawasi degade mata kasar ortu dulu, nakal anak anak sekarang ortu harus melek teknologi , agar kita bisa mengawasi anak😉 di dumay n dunyata
Betul. Makanya saya pernah menulis; pendidikan anak-anak bukan tanggung jawab satu pihak saja. Pendidikan anak-anak adalah tanggungjawab kita semua; keluarga, saudara, lingkungan, dan sekolah.
Hapusmet malam mbak tuteh :) , intinya kerjasama antara guru dan ortu urgent. agar meminimalisir kejadian buruk ke anak-anak. dari dalam sekolah maupun luar sekolah. :)
HapusMas Fajar, sebagai guru saya sangat senang dan haru membaca postingan ini. Apa yang ditulispun saya sangat setuju, itu posisi saya sebagai guru mas, namun harus diakui pula bahwa guru pun “harus melihat diri”, tidak ada asap jika tidak ada api, apa yang dilakukan murid adalah gambaran dari guru. Masalah ini adalah tanggung jawab bersama, andaikan orang tua bersinergi dengan sekolah, masyarakat bisa berpadu dengan sistem maka percayalah hal seperti ini tentunya ada, tetapi tidak seheboh ini, itu pendapat pribadi saya mas, terima kasih banyak atas apresiasinya terhadap guru, #bangga dan kagum.
BalasHapusmet malam pak guru :) . intinya konsolidasi dalam mengawasi dan mengatur pergaulan anak-anak sekarang menjadi tanggung jawab semua lini. didalam sekolah maupun diluar sekolah .
Hapussaling berbagi apresiasi dan inspirasi pak guru :)