IKLAN BERSAMA 2

Jiwa Negeri yang Hilang Perlahan


selamat pagi dan selamat beraktivitas kembali di hari kamis ini
untuk yang sedang beraktivitas seperti biasanya, yang kerja semangat berkerja, yang mengajar semangat mengajar, dan semangat selalu tanpa pantang menyerah mencari rezeki yang bertebangan dan berjalan disekitar kita.. aamiin.

hari ini penulis ingin mengupdate kembali postingan tentang acara yang penulis tonton.
ya yang ada ditelevisi, cuma opini anak muda yang sudah kehilangan gairah untuk mendengar, melihat dan memperhatikan tontonan  anak anak negeri sendiri...
belakangan ini, tontonan negeri sekarang kurang atau tidak seperti dulu. kehilangan jiwa
untuk mendidik bibit masa depan negeri ini.
acara televisi yang penulis rindukan adalah acara yang tanpa harus mengumbar ngumbar masalah privasi yang harusnya ada batasnya..
ya begitulah sekarang, menghilangkan jiwa seninya hanya untuk kepopuleran sementara
apa harus dengan guyonan  heboh. tanpa mengetahui, kalau yang menonton mereka anak anak yang seharus belum mengerti apa kata kata kasar.

penulis hanya bisa mengelus dada....
tuhan jangan cabut jiwa jiwa yang masih peduli dengan negeri ini.....
jangan kau biarkan kami buta akan kebathilan .....
Rabbku Maha perkasa... maha adil dan maha bijaksana.......
jabatan, kekayaan dan harta. tidak ada gunanya ketika sudah terbaring tertutup tanah jasad ini...
negeri tak bertuan dan tak bernama hilang ditelan waktu yang tajam.
semuanya akan kembali menghadapmu sang rabb.

note: ini hanya tulisa kawur mengawur pemuda yang mencari jati dirinya...

Komentar

  1. Balasan
    1. ya mbak, kita harus membuat filternya untuk orang orang yang kita sayangi :)disekitar kita

      Hapus
  2. Dari pada pusing lihat berita di TV mending baca puisi ini terasa sejuk ya gan

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya sih mas, tapi mau gimana lagi acara di televisi ya itu itu aja, -_-.
      puisi itu indah jika dibaca hehehe

      Hapus
  3. iyahh mas fajar mungkin skrg jamanya pencitraan kali yahhh...hhehehhe

    BalasHapus
    Balasan
    1. pencitraan sih boleh, tapi kalau terlalu sempurna itu sudah berlebihan mas :). jadi susah kita melihat sosok asli calon pimpinan itu

      Hapus
  4. tv jaman sekarang yang dikejar ratingnya doang, edukasinya kurang ε(╯△╰")з huft

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya mas, semakin tinggi ratting nya semakin banyak pemasukkan. they dont care abaout future , adik adik kita. mereka lebih peduli ratting daripada acara yang memiliki nilai pendidikan ..walau mungkin tidak semuanya acara. -_- seperti itu.

      Hapus
  5. dari pada sinetron mending video tentang pembelajaran, khususnya buat anak2, dibuatkan video pembelajaran yang menarik pasti membangkitkan semangat belajarnya,

    apa kira2 stasiun tv takut gk laris ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul mbak, seharusnya dan inginnya kita gitu, tapi kalau sudah berhubungan dengan bisnis. kadang pendidikan dinomor duakan -_-.
      kalau menurut adek insaa allah laris kalau stasiun tv berani beda dan mendukung perkembangan anak yang possitif mbak amel

      Hapus

Posting Komentar

1. terima kasih sudah datang di blog sederhana ini.
silahkan dikomen dan di kritik, biar penulis memperbaiki nya.
komen yang sopan dan kritik yang baik :)

2. penulis tidak berharap menjadi orang terkenal, tapi penulis berharap tulisan sederhana ini menjadi sedikit pencerahan untuk pembaca yang tersesat di blog ini..

3. say no to spam

IKLAN BERSAMA

Postingan Populer